Pages

Tuesday, November 11, 2014

dan hari ini, sudahkah hujan merintik lagi?

bismillah

"If I love myself I love you. If I love you I love myself" - Rumi

lama saya terfikirkan tentang kata-kata Rumi yang satu ini. walhal, sifirnya cukup mudah; dengan hanya mencintai diri sendiri, kita akan mampu mencintai orang lain, dan keduanya takkan kita termampu, melainkan dengan pertama-tama mencintai Allah; bergantung kepada Allah, berharap kepada Allah, bertawakal kepada Allah sepenuh-penuhnya!

kebelakangan ini, saya merasakan tahap keyakinan saya begitu rendah. saya cenderung menjadi seorang yang begitu pesimis, takut, hilang percaya, dan sebagainya. akibatnya, cara pandang, tindakan, perbuatan dan keputusan saya akan terarah mengikut perasaan-perasaan ini. sebagaimana yang dituliskan Dr. Ibrahim Elfiky di dalam bukunya 'Dahsyatnya Berperasaan Positif';

"perasaan menjadi bahan bakar manusia. ruh memerlukan rumah sebagai tempat tinggal, yaitu jasad. jasad membutuhkan dinamo sebagai penggerak, yaitu akal. dan dinamo membutuhkan bahan bakar supaya berfungsi. bahan bakar tersebut adalah perasaan. jadi, bahan bakar manusia adalah perasaan. perasaan tersebut melahirkan perilaku." - hlmn. 42

hah!
betapa buku yang baik selalu menjadi guru terbaik bila-bila diperlukan, menempelak, menegur bahkan menasihati dengan cukup sembunyi, diam dan sopan.

sementara bersiap-siap untuk tidur semalam, juga sebagai muhasabah untuk diri saya sendiri, saya tanyakan dia soalan ini;

"sarah rasa, umy orang yang confident? jujur, please?"

"susah nak jawab soalan umy ni. hmm, di tengah-tengah kot. kalau umy boleh buat sesuatu benda, confidentlah. kalau benda tu umy tak pernah buat, mestilah kurang confident. sarah rasa, semua orang pun macam tu." 

entahlah, sama ada saya seorang sahaja ataupun sememangnya semua (khususnya, perempuan) begini. ada masa-masanya, keyakinan tidak terjelas. gementar, gelisah, debar, takut dan resahnya tidak terkhabar. anehnya, dia sendiri tidak mampu memahami dan menguraikan kesemuanya! malahan mungkin, dia sendiri barangkali takut dengan ketakutannya sendiri. 

mengenali 'orang-orang' ini, membuatkan saya tersedar satu hakikat tentang 'keyakinan' ini. terima kasih Murakami, kerana telah menjelaskan kesemuanya, sepadan dengan jiwa saya rasakan;




tanpa sedar, mengenalkan saya dengan kekuatan yang perlu dibina, memberitahu saya tentang keyakinan yang perlu dilentur, mengajar saya tentang kepercayaan yang perlu ada. malahan, mendidik saya bahawa hidup bukan cuma untuk menerima, tetapi memberi, dan untuk memberi, tidak dapat tidak, jiwa perlu sangat tegar dan kuat.

sebegitu uniknya perempuan Allah jadikan, untuk sepenuh-penuhnya memberikan kasih sayang, menjadi tempat teduhan dan sandaran, memberikan sumbangan terbesar kepada masyarakat, bagaimana mungkin boleh begitu mudah hilang yakin, malahan takut dengan bayangan sendiri? sedangkan Dia sahaja sudah cukup-cukup percaya, dengan meletakkan pada tubuh sebuah jiwa yang cukup besar, emosi yang cukup gagah, bahkan perasaan yang cukup jitu untuk menampung tanggungjawab dan peranan ini kesemuanya?

mengapa begitu mudah mengalah? mungkinlah kita (aku) yang terlalu banyak menduga-duga? mungkinlah kita (aku) yang terlalu kompleks? mungkinlah, kita (aku) sahaja yang menjauh, hingga sumber kekuatan terutama hilang, dan kepercayaan pada-Nya jatuh sifar. 

oh, janganlah!

"..there is no perfect way. it's about listening to them and to your own voice, your own instinct of love. which is so very simple and fun." - sarah hampson

bismillah!

3 comments:

Anis Naazira said...

"In this world, there are things you can do alone, and things you can only do with somebody else."

Suka quote ni. Biasalah tu kak, kdg2 kita rasa inferior for no reason. Waktu tu lah kita kena cari orang/sahabat/usrahmate utk 'top up' balik keyakinan kita, selain drpd berdoa smg Allah limpahkan kpd kita yaqinan sodiqon :)

Putus kata takpe akak, jangan putus asa! Bertabahlah! (Emoticon tunjuk lengan)

Anis Naazira said...
This comment has been removed by the author.
Umairah. said...

anis;
thanks bebanyak anis untuk komen yang sangat membina ni. moga Allah memudahkan anis juga, insyaAllah

ameen :))