Pages

Tuesday, August 26, 2014

-menjadi Dewasa.

bismillah




maka, bukankah ini bermakna kita hakikatnya 'growing up' (bertumbuh) setiap hari, bahkan setiap detik, untuk setiap kali terimbas atau terjejaknya semula keputusan-keputusan, langkah-langkah, urusan-urusan yang pernah kita lalui sebelumnya?

tidak! 

saya tidak pernah menyalahkan diri sendiri, menyesal atau mengharapkan suatu keajaiban yang lain untuk setiap keputusan yang diambil, sebab setiap langkahan pasti bersebab, dan ada saja hikmahnya, baik yang belum ataupun sudah tersingkap.

saya percaya itu.

bahkan, untuk setiap proses baik yang melukakan atau membahagiakan, ada saja pembelajaran yang membuatkan diri makin matang dalam 'memandang' kehidupan. mengenal orang-orangnya, memperbaiki akhlak, mengubah paradigma dan sudut pandang terhadap sesuatu, malahan adakalanya tanpa sedar menemukan diri dengan kehendak dan keperluan sebenar peribadi, hingga akhirnya menjadikan diri lebih baik.

saya risaukan cuma, apakah setiap keputusan saya, ada 'kebersamaan' Allah di dalamnya? apakah saya meletakkan Dia terkedepan dalam segenap hal, menjadi pemutus kepada setiap satunya, baik kecil mahupun besar? atau hakikatnya, saya lebih percaya dan bergantung harap kepada diri sendiri?

untuk setiap urusan, apakah seringkali ada 'mata'-Nya untuk saya melihat? 'telinga'-Nya untuk saya mendengar? 'kaki'-Nya untuk saya melangkah? apakah ada Allah untuk setiap satu pilihan-pilihan saya? apakah ada Allah untuk setiap jejak-jejak saya? apakah ada Allah untuk setiap permintaan-permintaan saya?

(oh Allah, ampunkan untuk setiap keterlanjuran tanpa merujuk-Mu).

sebab, apabila meletakkan Allah dalam segenap urusan, lebih mempercayai al-Khaliq berbanding makhluk dalam setiap keputusan, jauh dari kecacatan atau kesia-siaan, semuanya pasti berhujung dengan kebahagiaan dan kesempurnaan!

tidak dapat tidak, muraqabatullah (kedekatan dengan Allah) yang akan melorongkan ini semua, meletakkan kita antara hamba yang dikasihi-Nya, dilindungi-Nya, dirahmati-Nya, hingga Dialah yang menjadi 'mata' kita, 'telinga' kita, dan 'kaki' kita dalam kehidupan keseluruhannya!

"wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu, dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)." (al-Kahfi: 10)

subhanallah, 'growing up' (bertumbuh) di tahap inilah hakikatnya yang paling sukar.

sumber: majalah tarbawi
"janganlah (ya Allah) Engkau biarkan nasib kami ditentukan oleh diri kami sendiri, walaupun kadar sekelip mata atau kadar masa yang lebih pendek dari itu."
 

3 comments:

Anonymous said...

yeay yeay dah off privacy. alhamdulillah.

ps : ini adalah ujian ukhwah

Umairah. said...

anon;

kan udah kubilang, bentar aja. mengemaskini entri-entri lalu.

ngeh :)

moga awak adalah antara pilihan yang Allah anugerahkan untuk saya, buat menjadi sahabat dunia akhirat. ehems.

*aci ke flip semut?*

anis said...

Betul kak.

Dulu buat keputusan apa-apa sebab fikir utk diri shj. Makin dewasa, semakin rasa, dan rasa sangat memerlukan utk fokus kerana siapa. Esp bab perilaku kat media sosial, fb ig etc T.T

Semoga kita istiqamah kerana Allah semuanya.