Pages

Tuesday, October 30, 2012

momen; 'menemukan semula'.



 



tulis ini selalu, kerap, ulang-ulang, dan banyak kali. walaupun banyak yang tak tercapai, sekurang-kurangnya setiap kali terbuka, bagai menemukan diri semula. 
kemudian, bangkit, berdiri dan berjalan lagi. dan, musuh paling nyata; sebenarnya, bukan siapa-siapa. tapi, diri sendiri. erggghh!
sebab setiap dari kita, ada struggle masing-masing, yang hanya diri kita sendiri dan Allah sajalah yang tahu. kan? hmm.

     اللهم لا تكلنا إلى أنفسنا طرفة عين ولا أقل من ذلك 
"ya Allah, janganlah Engkau biarkan nasib kami ditentukan oleh kami sendiri walaupun dengan kadar sekelip mata atau kadar yg lebih mudah"

5 comments:

Alyaa Ali said...

assalamualaikum akak :)

" sebab setiap dari kita, ada struggle masing-masing, yang hanya diri kita sendiri dan Allah sajalah yang tahu. kan? "

sungguh! dan tiada yang mampu lebih menolong kecuali Dia.
pada manusia kita mampu hanya memohon sebarang dua kata semangat agar tetap berdiri dan berlari menuju redhaNya.
Allahu! semoga kita terus gagah; -berdiri dan berlari, akak :)

salam mahabbah, dari kejauhan
mahallah asiah, IIUM
terus kepada mahallah sumaiyah, IIUM ;)

#thefikirman said...

moga setiap detik bawa kita tawajuh pada Allah.

sebagaimana nabi usaha pada sahabat . bawa sahabat2 . tiap2 masa tawajuh pada Allah.

tawu apa kehendak Allah , pada tiap masa dan keadaan..

hanya dengan taufiknya lah , kita dapat taat padanya.

#tf | shoubra

Anis Naazira said...

Baca diari, baca status2 FB yang berkurun-kurun, baca tulisan waktu sekolah rendah, baca biodata sendiri dalam buku biodata, baca entry post lama2. semuanya bagaikan menemukan diri sendiri :')

ada ternampak satu gambar kat tumblr tertulis, "If you meet your 8 years old self, will she proud of you now?".

:)

anis | UIAM Kuantan

Umairah. said...

alyaa;
amin3.

jazakillahhukhayran, alyaa. doakan akak alyaa yg tersangatlah rapuh ini. hmm.

thefikirman;
jazakallahhukhayran.
terima kasih.

anis;
yap, betul.

tapi, kadang2 akak lebih rindukan 8 tahun akak yg berani tu. makin lama, makin takut pulak buat salah.

padahal, dari salah, kita belajar. kan? hmm.

Haslina said...

Saya dah 'kehilangan' buku seperti ini setahun yang lepas.

Sigh.